Virtual server adalah sebuah mekanisme pengaturan server yaitu sebuah komputer beserta dengan servis-servis yang disediakan di-share ke beberapa klien dalam bentuk server-server atau dengan kata lain, dalam 1 komputer terdiri dari beberapa virtual server. Dalam prosesnya, klien-klien tersebut secara terpisah menjalankan kegiatan masing-masing secara terpisah walau dikerjakan dalam 1 komputer.
Virtual server bukanlah virtual hosting, di mana virtual server bukan hanya menyediakan layanan hosting (penyimpanan) seperti halnya virtual hosting, tetapi juga menyediakan servis-servis sehingga memungkinkan klien untuk memanajemen direktori-direktori file mereka, menambahkan akun-akun e-mail, memanajemen log-log, mengurus password, dan lain-lain.
Namun, ada beberapa hal yang menyebabkan virtual server kurang cocok untuk digunakan.
Pertama, melalui virtual server, klien tidak perlu mengetahui/mengakses hardware yang digunakan. Hal ini di satu sisi terasa menguntungkan. Namun di lain sisi, apabila klien merasa bahwa hardware yang digunakan sudah lambat, untuk mengganti/menambah hardware tidaklah segampang dedicated server (1 server untuk 1 komputer), perlu adanya pemikiran apakah penggantian/penambahan hardware tersebut akan berdampak kepada virtual server lainnya.
Kedua, usaha untuk menambah servis pada virtual server juga tidak gampang, terlebih lagi untuk mengkustomisasi servis tersebut.
Ketiga, dengan adanya beberapa virtual server pada satu komputer, kemungkinan untuk menjadi lambat adalah lebih besar. Hal tersebut terjadi apabila di dalam 1 komputer terdapat banyak virtual server atau ketika virtual server yang satu memakai resource komputer tersebut secara berlebihan.
Meskipun demikian, ada beberapa keuntungan penggunaan virtual server di samping beberapa kekurangan di atas. Salah satunya adalah dengan penggunaan virtual server, biaya penyediaan alat-alat dapat dikurangi dikarenakan dari sifat virtual server yaitu 1 komputer terdiri atas beberapa virtual server.
Dari segi disaster recovery planning, penggunaan virtual server sangat tidak dianjurkan, karena apabila terjadi kerusakan pada suatu servis, maka servis pada semua virtual server yang menggunakan servis tersebut tidak akan dapat dipakai. Apalagi jika kerusakan tersebut terjadi bukan pada servis, melainkan hardware, maka semua virtual server yang ada pada server tersebut tidak akan dapat berjalan.
Semoga bermanfaat.. :D








Comments (0)
Post a Comment